H1816 Kain musim dingin bulu cerpelai imitasi rajutan nilon poliester untuk pakaian mengadopsi rasio canggih antara poliester dan nilon berkualitas tinggi, memastikan bahwa kain tidak hanya memiliki ketahanan aus dan ketahanan kerut yang sangat baik, tetapi juga memberikan elastisitas dan pemulihan yang sangat baik, sehingga merata di musim dingin, pakaian bisa tetap segar dan bergaya, serta tidak mudah berubah bentuk. Proses penyikatan imitasi yang ditambahkan secara khusus mensimulasikan sentuhan lembut dan tekstur hangat bulu cerpelai alami, sehingga setiap inci kulit dapat merasakan balutan lembut, seolah-olah dalam pelukan hangat. Desain kain H1816 yang modis menjadikannya item serbaguna di lemari pakaian musim dingin. Baik itu warna hitam klasik, putih, atau abu-abu dan krem yang modis, dapat dengan mudah dipadukan dengan berbagai gaya pakaian, mulai dari pakaian kasual sederhana hingga pakaian formal yang elegan, dapat dipadukan dengan sempurna. Mengingat pesatnya kehidupan modern, kain H1816 juga memberikan perhatian khusus pada kemudahan perawatan. Sifatnya yang anti kusut dan tahan aus membuat pakaian tidak mudah kusut dan rusak saat dipakai sehari-hari, sehingga sangat mengurangi kesulitan menyetrika dan memperbaiki. Pada saat yang sama, kain memiliki ketahanan luntur warna yang tinggi dan tidak mudah luntur saat dicuci. Bahkan setelah dicuci berulang kali, warna cerah dan sentuhan lembut aslinya masih dapat dipertahankan.
Spesifikasi
| Bahan | 66%nilon 34%poliester |
| Berat (g/m) | 850g/m |
Pengiriman mantel wol baru saja dikembalikan dari mitra ritel dengan keluhan yang sama: kekakuan kain, pilling tebal, dan rasa tid...
BACA LEBIH LANJUTBenang bulu adalah benang baru yang terkenal karena teksturnya yang lembut, halus, dan daya tarik dekoratifnya. Konstruksinya...
BACA LEBIH LANJUTMemilih kait rajutan yang tepat untuk benang berkilau bukanlah keputusan universal. Benang metalik atau lurex dalam kategor...
BACA LEBIH LANJUTTantangan Unik dalam Menekan Kain Wol Berwajah Ganda Kain wol bermuka ganda menghadirkan tantangan mendesak yang membedakan penj...
BACA LEBIH LANJUT