Kain Bergaris Jacquard Abu-abu Hitam Rajutan Katun Wol Poliester Untuk Pakaian A1806-10 terbuat dari serat poliester berkualitas tinggi. Dengan ketahanan kerut yang sangat baik dan ketahanan yang baik, ini memastikan bahwa kain tetap rata dan lurus setelah dipakai dan dicuci dalam waktu lama, dan tidak mudah berubah bentuk, sehingga sangat memperpanjang masa pakai pakaian. Proporsi tertentu dari wol berkualitas tinggi digabungkan untuk memberikan retensi kehangatan yang sangat baik dan sirkulasi udara yang sangat baik pada kain. Struktur serat alami wol dapat secara efektif mengunci lapisan udara dan membentuk lingkungan iklim mikro yang hangat, yang dapat memberikan pengalaman hangat dan nyaman bagi pemakainya bahkan di musim dingin. Pada saat yang sama, fungsi penyerapan kelembapan dan keringat dari wol menjaga kulit tetap kering dan jauh dari panas. Dengan bahan dasar katun yang lembut dan nyaman, keramahan kulit dan sirkulasi udara pada kain semakin ditingkatkan, sehingga setiap sentuhan sealami lapisan kedua kulit, menghadirkan kenyamanan sepanjang cuaca. Kain pakaian bergaris abu-abu-hitam rajutan katun wol poliester jacquard mengadopsi teknologi jacquard canggih. Melalui teknologi tenun yang rumit, warna abu-abu dan hitam dijalin dengan halus menjadi pola garis tambal sulam, yang tidak hanya meningkatkan kesan tiga dimensi dan rasa artistik pada kain, tetapi juga menjadikan setiap pakaian menjadi karya seni yang unik.
Spesifikasi
| Bahan | 60% poliester 24% wol 10% katun |
| Berat (g/m) | 650g/m |
Pengiriman mantel wol baru saja dikembalikan dari mitra ritel dengan keluhan yang sama: kekakuan kain, pilling tebal, dan rasa tid...
BACA LEBIH LANJUTBenang bulu adalah benang baru yang terkenal karena teksturnya yang lembut, halus, dan daya tarik dekoratifnya. Konstruksinya...
BACA LEBIH LANJUTMemilih kait rajutan yang tepat untuk benang berkilau bukanlah keputusan universal. Benang metalik atau lurex dalam kategor...
BACA LEBIH LANJUTTantangan Unik dalam Menekan Kain Wol Berwajah Ganda Kain wol bermuka ganda menghadirkan tantangan mendesak yang membedakan penj...
BACA LEBIH LANJUT